Bayi
Level awalLayanan pengasuhan dan stimulasi awal yang menekankan rasa aman, kelekatan, sensorimotor, komunikasi awal, serta ritme harian yang konsisten.
Iman yang ditanamkan, rasa ingin tahu yang dirawat, dan kemandirian yang tumbuh melalui pengalaman bermain.
Kami menghadirkan lingkungan belajar yang aman, penuh kasih sayang, berpusat pada anak, serta menguatkan akhlak, kesehatan, kecerdasan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pembelajaran dilaksanakan melalui bermain dan Metode Sentra. Anak memperoleh pijakan sebelum, selama, dan setelah bermain, lalu diamati secara autentik agar stimulasi berikutnya sesuai tahap perkembangan dan kebutuhan masing-masing anak.
Baca cerita THI ↗Dari pelukan pertama menuju langkah yang lebih mandiri.
Layanan pengasuhan dan stimulasi awal yang menekankan rasa aman, kelekatan, sensorimotor, komunikasi awal, serta ritme harian yang konsisten.
Anak belajar bergerak, berbahasa, berinteraksi, dan membangun kemandirian melalui pengalaman bermain yang konkret dan berulang.
Pengalaman bermain diperluas melalui eksplorasi sentra, pembiasaan akhlak, kegiatan kelompok kecil, dan penguatan kemampuan sosial.
Pembelajaran tematik-sentra membantu anak mengembangkan bahasa, logika, kreativitas, karakter, dan kesiapan belajar secara menyenangkan.
Anak memperkuat kemandirian, rasa percaya diri, kemampuan kolaborasi, literasi awal, numerasi, dan kesiapan transisi ke jenjang berikutnya.
Guru menyiapkan lingkungan, memberi pijakan, mengamati, dan menghubungkan pengalaman main dengan tahap perkembangan setiap anak.
Mengenal Allah dan Rasul, ibadah, adab, doa, hadits, serta kecintaan kepada Al-Qur’an.
Bereksplorasi melalui warna, bentuk, musik, gerak, dan karya kreatif.
Mengamati, mencoba, membandingkan, dan berkarya dengan bahan yang dekat dengan alam.
Bermain peran dalam skenario sosial untuk mengembangkan bahasa, empati, dan kerja sama.
Membangun alur cerita dan representasi melalui miniatur serta permainan simbolik.
Menguatkan literasi, numerasi, koordinasi mata-tangan, dan kesiapan belajar.
Mengembangkan konsep ruang, bentuk, perencanaan, pemecahan masalah, dan kolaborasi.
Belajar urutan, takaran, sensorik, kemandirian, dan kebiasaan hidup sehat melalui kegiatan memasak.
Mandiri tumbuh dari kesempatan mencoba.Nilai keislaman dialirkan melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, adab, doa, hadits, dan pembelajaran Al-Qur’an.
Budaya 5S—Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun—dihidupkan dalam interaksi sehari-hari.
Lingkungan, ritme kegiatan, pola hidup bersih, aktivitas fisik, dan kebutuhan emosi anak dijaga dengan penuh perhatian.
Anak membangun pengetahuan lewat pengalaman nyata, eksplorasi, pilihan kegiatan, dan interaksi yang bermakna.
Anak mendapat kesempatan mencoba, memilih, menuntaskan aktivitas, dan bertanggung jawab sesuai tahap perkembangannya.
Orang tua adalah mitra dalam observasi, konsultasi perkembangan, parenting, home visit, dan tindak lanjut program individual.
Dari Bayi hingga TK B, setiap anak didampingi melalui bermain, pembiasaan Islami, Metode Sentra, dan kolaborasi hangat bersama keluarga. RA Khusnul Khatimah terhubung dalam satu ekosistem pengelolaan sekolah.